Sabtu, 14 Januari 2012

Kontroversi Rp 20 Miliar untuk Ruang Rapat Banggar DPR

DPR tidak berhenti membuat sensasi dan kontroversi. Setelah beberapa tahun lalu mereka ngotot untuk disediakan laptop berharga dua puluhan juta rupiah, dan hampir setahun lalu ngotot untuk mendirikan gedung baru super mewah dengan anggaran 1,2 triliun rupiah sekarang mereka menghabiskan 20 miliar rupiah untuk merenovasi ruang rapat Badan Anggaran DPR. Sebuah jumlah yang tidak masuk akal sekaligus menyakitkan.

Sekedar perbandingan. Di banyak daerah di negeri ini, rumah sakit dan sekolah menjadi barang yang langka sekaligus memprihatinkan. Padahal kalau saja BURT DPR mau berhemat, sebagian dana itu bisa dialokasikan untuk pembangunan gedung sekolah atau bahkan rumah sakit untuk masyarakat di daerah terpencil atau yang jauh dari jangkauan pusat - pusat fasilitas mumpuni.

Apa yang anggota BURT DPR lakukan sekarang ini tentu bukanlah hal baru. Tetapi pertanyaan-pertanyaan terhadapnya tetaplah tak terjawab dan seolah selalu baru. Sadarkan anggota DPR (BURT) tentang alasan keberadaan, masyarakat yang diwakili dan peran mereka di gedung wakil rakyat itu? Dari apa yang terjadi dan yang mereka lakukan, bisa disimpulkan bahwa mereka tidak sungguh-sungguh sadar. Mereka adalah pekerja seperti kebanyakan kita yang lain. Yang mereka lakukan bukan atas dasar panggilan dan cinta tetapi atas dasar kesempatan dan prestise.

Semoga saya salah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar